MUARA ENIM | KabarSriwijaya.NET – Batalyon Yonif 141/AYJP (Aneka Yuda Jaya Prakosa) Muara Enim melaksanakan silaturahmi ke Pondok Pesantren (PP) Laa Roiba Muara Enim, Selasa (11/12/2025) pukul 10.30 WIB.
Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 141/AYJP Muara Enim, Letkol Inf Ratno Edy Putra, menyampaikan, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Juang TNI ke-80 yang diperingati setiap 15 Desember.
Selain memberikan bantuan kepada pesantren, puluhan prajurit TNI dari Batalyon Yonif 141/AYJP juga melaksanakan bakti sosial berupa kerja bakti bersama para santri membersihkan lingkungan pesantren.
Dalam kegiatan itu, turut hadir Ketua PERSIT Batalyon Yonif 141/AYJP, Hajar Ratno Edy Putra. Pada kesempatan tersebut, Ratno sempat menjelaskan mengenai singkatan PERSIT.
“Mungkin adik-adik sering mendengar istilah PERSIT Kartika Candra Kirana, tapi belum tahu apa itu PERSIT. Singkatannya Persatuan Isteri Tentara. Jadi para istri tentara bersatu dalam organisasi yang namanya PERSIT. Kalau adik-adik nanti sudah jadi prajurit TNI dan punya istri, nanti isteri adik-adik akan bergabung dalam PERSIT juga,” jelas putra asli Bengkulu ini.
Lebih lanjut, perwira TNI AD yang sejak 3 Oktober 2025 menjabat sebagai Danyonif 141/AYJP ini memaparkan syarat menjadi TNI, antara lain rajin belajar dan menjaga kesehatan.
“Adik-adik yang bercita-cita jadi tentara, syaratnya belajar yang rajin dan menjaga kesehatan. Jangan merokok, apalagi narkoba atau memakai tindik. Itu pasti tidak lulus. Jadi para prajurit TNI yang di hadapan aadik-adik ini pintar-pintar dan sehat, mereka pasukan berani mati. Maka jaga kesehatan dan belajar yang rajin,” tegasnya.
Kali itu, Ratno juga menjelaskan makna peringatan Hari Juang TNI AD. Menurutnya, Hari Juang diperingati setiap 15 Desember sebagai penghormatan terhadap semangat perjuangan rakyat dan para pejuang Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan setelah Proklamasi 1945.
Ia menambahkan, Peristiwa Palagan Ambarawa pada 20 November–15 Desember 1945 menjadi peristiwa penting bagi kelahiran dan identitas TNI AD. Dalam pertempuran itu, pasukan TKR bersama laskar rakyat di bawah komando Kolonel Soedirman berhasil memukul mundur musuh.
“Oleh karena itu, tanggal kemenangan di Ambarawa kemudian ditetapkan sebagai Hari Juang TNI AD, menandai peristiwa yang mempertegas jati diri, persatuan, dan profesionalisme Angkatan Darat sebagai penjaga kedaulatan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Mudir PP Laa Roiba, Ustadz Wartawan, S.Sn., mewakili Pendiri dan Pimpinan PP Laa Roiba, KH Taufik Hidayat, S.Ag., M.I.Kom., menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan.

“Harapan kami, melalui kunjungan ini dapat memberi semangat bagi santri kami, khususnya yang bercita-cita menjadi TNI. Jika nanti ada santri kami yang ingin menjadi TNI, mohon dibantu informasinya,” ujarnya.
Sebagai perkenalan kepada jajaran prajurit TNI, Ustadz Wartawan juga menjelaskan sejarah singkat PP Laa Roiba yang berdiri pada 2018 dan sejak 2019 telah menerima santri yatim dan dhuafa.
“Perlu kami sampaikan, di pesantren ini semuanya gratis. Santri kami khusus yatim dan dhuafa. Sampai hari ini sudah enam tahun kami mengelola pesantren ini. Kami mohon doa dari para prajurit TNI agar kami selalu konsisten membina santri-santri kami, agar mendapat keberkahan dunia dan akhirat. Aamiin,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, mewakili keluarga besar PP Laa Roiba, Ustadz Wartawan mendoakan jajaran TNI, khususnya Batalyon 141/AYJP, sebagai garda terdepan dalam menjaga NKRI.
“Seiring memperingati Hari Juang TNI, kami mendoakan semoga TNI selalu mendapat kemudahan dalam menjalankan tugas menjaga NKRI. Semoga para prajurit diberikan kesehatan jasmani dan rohani, dijauhkan dari bala dan bencana. Al-Fatihah…,” ucapnya yang kemudian diikuti oleh pembacaan Surah Al-Fatihah bersama.
Usai acara seremonial di Masjid Julaibib PP Laa Roiba, dilakukan serah terima simbolis bantuan dari Batalyon Yonif 141/AYJP kepada pengurus PP Laa Roiba Muara Enim. Kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial membersihkan area pondok bersama prajurit TNI dan para santri.
Teks: Imron Supriyadi | Foto: Ariel Pratama



















