OGAN ILIR | KabarSriwijaya.NET – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya (UNSRI) melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan bagi pelaku UMKM kuliner khas Kabupaten Ogan Ilir pada Minggu, 23 November 2025, bertempat di Balai Desa Meranjat II. Kegiatan ini diikuti oleh 28 pelaku usaha yang mewakili berbagai sentra produksi kuliner daerah.
Kabupaten Ogan Ilir memiliki potensi kuliner yang sangat beragam, antara lain kemplang, pekasam, semprong, dan pindang. Data dinas terkait mencatat terdapat sedikitnya 728 UMKM kuliner yang bergerak di wilayah tersebut.
Namun demikian, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala mendasar berupa belum lengkapnya legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan Sertifikat Halal, serta masih terbatasnya pengetahuan tentang pengelolaan produksi dan pemasaran secara modern.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim pengabdian UNSRI memberikan materi penyuluhan mengenai alur perizinan usaha, strategi pemasaran, inovasi produk, hingga teknik pengemasan.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui presentasi dan sesi tanya jawab, sehingga peserta dapat menyampaikan kendala yang selama ini mereka hadapi.
Berbagai isu diangkat dalam diskusi, di antaranya strategi memperluas pemasaran ke luar daerah, akses modal usaha yang sesuai syariah, serta keterbatasan informasi terkait pelatihan dan pendampingan.
Temuan tersebut menunjukkan perlunya dukungan berkelanjutan terhadap pelaku UMKM, terutama dalam pengurusan legalitas usaha, pemanfaatan pemasaran digital, serta akses pembinaan pemerintah daerah.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat UNSRI, Ermanovida, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Universitas Sriwijaya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pihaknya menegaskan akan melakukan tindak lanjut berupa pendampingan legalitas usaha, pelatihan lanjutan terkait pengemasan dan pemasaran digital, serta pemantauan perkembangan UMKM agar manfaat kegiatan dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Melalui program pengabdian ini, diharapkan UMKM kuliner khas Ogan Ilir semakin berkembang, memiliki daya saing yang lebih baik, serta mampu memperluas pasar melalui penerapan legalitas usaha yang lengkap, manajemen yang profesional, dan pemanfaatan teknologi digital.
TEKS : AHMAD MAULANA | EDITOR : WARMAN P | FOTO : TIM MHS UNSRI














