PALEMBANG | KabarSriwijaya.NET – Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi menghadirkan layanan jemput sampah berukuran besar langsung ke rumah warga.
Program ini merupakan instruksi langsung Wali Kota Ratu Dewa sebagai upaya konkret menjaga kebersihan kota sekaligus mencegah penumpukan sampah di pinggir jalan maupun aliran sungai yang berpotensi menyebabkan banjir.
Dalam keterangannya, Ratu Dewa menegaskan bahwa layanan ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat dalam membuang barang-barang besar seperti furnitur bekas—kasur, sofa, lemari—hingga limbah elektronik seperti kulkas dan televisi.
“Kami ingin memastikan sampah besar tidak lagi dibuang sembarangan. Dengan layanan jemput ini, warga cukup menghubungi petugas, dan sampah akan diangkut langsung dari rumah. Ini bagian dari komitmen kami menjaga wajah kota tetap bersih dan sehat,” ujarnya.
Kepala DLH Ahmad Mustain turut menambahkan bahwa program ini tidak hanya soal kebersihan, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat.
BACA ARTIKEL TERKAIT :
Dari Jemput Sampah ke Ekonomi Sirkular Palembang
Menurutnya, kesadaran warga dalam mengelola sampah menjadi kunci utama keberhasilan program. DLH menyediakan call center yang dapat dihubungi warga, dilanjutkan dengan pengiriman foto sampah, sebelum petugas datang melakukan penjemputan.
Kebijakan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Priadi (52), salah satu warga Palembang, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut.
“Selama ini kami bingung mau buang barang besar seperti kasur atau lemari ke mana. Kalau dibuang sembarangan takut kena teguran, tapi kalau tidak dibuang juga menumpuk di rumah. Dengan adanya layanan ini, kami merasa lebih mudah dan praktis. Harapannya program ini terus berjalan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak warga lain untuk memanfaatkan fasilitas ini demi mewujudkan Palembang yang bersih dan bebas banjir.**
Teks : Ahmad Maulana | Editor : Imron Supriyadi | Ilustrasi : Leaflet Pemkot Palembang




















