BOROBUDUR | KabarSriwijaya.NET — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Borobudur akan menggelar Pengajian Ahad Pagi Perdana pada Minggu (12/4/2026) di Masjid Daarul Ulum, Kompleks Muhammadiyah Borobudur. Menariknya, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan kajian keislaman, tetapi juga menyediakan sarapan pagi bagi seluruh jemaah yang hadir.
Program ini menjadi bagian dari upaya PCM Borobudur dalam menghidupkan kembali tradisi pengajian rutin sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar.
Ketua PCM Borobudur, H. Haryono, M.Pd., menyampaikan bahwa pengajian ini dirancang sebagai ruang pembinaan spiritual yang terbuka bagi semua kalangan. Selain itu, penyediaan sarapan pagi diharapkan dapat menambah kehangatan kebersamaan di antara jemaah.
“Kami ingin menghadirkan suasana pengajian yang tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga mempererat ukhuwah. Sarapan pagi ini sebagai bentuk pelayanan sekaligus ajakan agar masyarakat lebih semangat hadir ke masjid,” ujarnya.

Pengajian dijadwalkan berlangsung pukul 07.00–08.00 WIB, dengan menghadirkan pemateri H.M. Muhammad Nasirudin, M.A., Ketua PDM Kabupaten Magelang. Materi yang disampaikan diharapkan mampu memberikan penguatan keislaman sekaligus motivasi bagi jemaah dalam kehidupan sehari-hari.
Sekretaris PCM Borobudur, Rahma Huda Putranto, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat memakmurkan masjid.
“Kami mengundang seluruh warga, tidak hanya dari Muhammadiyah, tetapi juga masyarakat umum. Mari hadir bersama keluarga, tetangga, dan saudara untuk meramaikan pengajian ini,” katanya.
Menurutnya, konsep pengajian yang disertai sarapan pagi diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi jemaah yang ingin memulai hari dengan kegiatan positif dan penuh keberkahan.
PCM Borobudur menargetkan kegiatan ini dapat berlangsung secara rutin setiap Ahad pagi sebagai bagian dari pembinaan keagamaan berkelanjutan di tingkat cabang.
Dengan adanya program ini, diharapkan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan umat yang hidup, hangat, dan menyatukan berbagai lapisan masyarakat.**
TEKS : WA Grup Masjid Al Hikmah | EDITOR : IMRON SUPRIYADI
















