Banyuasin, Kabar Sriwijaya.Net –
Kamarudin Seorang nelayan di Banyuasin yang sebelumnya dikabarkan hilang saat mencari kepiting di perairan Simpang Merawan Dusun Sungai Sembilang Desa Sungsang IV akhirnya ditemukan. Sayangnya, Lelaki 40 tahun itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Menurut Kapospol Airud Sungai Sembilang, Aiptu. Paisil, jasad Kamarudin ditemukan tidak jauhnya, dari lokasi awal Kamarudin menghilang di Sungai H.Mat Panglong 2 Sungai Simpang Merawan Dusun Sungai Sembilang Desa Sungsang IV Kecamatan Banyuasin II kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan,
”Ditemukan sekitar jam 02.15 WIB siang tadi dengan jarak tak jauh dari lokasi kejadian perkara,” kata Paisil kepada Kabar Sriwijaya.net, Jum’at, (3/4/2026).
Menurut Paisil berdasarkan keterangan Radi (40) (saksi 1), Kamarudin Pada Hari Selasa(31/03) malam sekira pukul 21.00 wib di sungai H.Mat tepat nya di sungai panglong 2 simpang merawan Dusun Sungai Sembilang Desa sungsang IV Kecamatan Banyuasin II kabupaten Banyuasin di saat korban sedang ingin pergi mencari kepiting (mintur) dari perahu ketek selanjutnya dengan menggunakan perahu kecil tanpa mesin menggunakan dayung saat itu korban mengeluh sakit di bagian bawah perut dan sering kencing terus menerus kemudian beliau meminta obat kepada rekannya dan setelah di kasih obat untuk menghilangkan sakit tersebut korban masih melanjutkan pergi mencari kepiting dengan perahu kecil tersebut seorang diri, Jelasnya
lebih lanjut rekan lainnya Hamsa (65) sekitar jam 02.00 wib dini hari masih melihat lampu senter korban menyala yang mana saat itu masih sama sama mencari kepiting dan jarak mereka hanya berseberangan sungai saja, ucapnya
kemudian pada Rabu pagi (01/04) sekitar jam 06.00 wib di perahu besar korban belum kembali kemudian saksi dan kawan-kawan di perahu ketek mencari korban dan saat mencari melihat ada perahu korban hanyut di pinggir sungai tempat korban mencari kepiting malam hari tersebut, saat sebelumnya korban masih di lihat saksi Hamsa dan kemudian saksi Hamsa dan kawan- mencari keberadaan korban namun belum juga di ketemukan dan saat perahu korban di cek perahu tersebut sudah banyak berisi air namun korban tidak di temukan di duga korban di makan oleh binatang buas jenis buaya.
Upaya pencarian sempat dilakukan oleh kawan-kawannya sesama nelayan saat itu. Namun, karena tak kunjung ditemukan, keluarga korban memutuskan untuk kembali untuk meminta bantuan dan melaporkan ke pihak sat polairud Banyuasin pos sandar Sungai Sembilang dan selanjutnya personil pos sandar sungai Sembilang dan personil polairud Polda Sumsel bersama-keluarga korban mencari korban dengan mengunakan speed boat dan perahu ketek menyusuri sungai tersebut namun upaya sudah di lakukan selama 2 hari korban belum di temukan, hingga pada Jum’at siang Kamarudin berhasil ditemukan dengan tubuh penuh luka.
”Saat ini jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Desa Pagar bulan kecamatan Rantau Bayur kabupaten Banyuasin,” pungkas Paisil.
(Hamkah)
Nelayan Banyuasin, Diduga Tewas Diterkam Buaya













