
Muara Enim | KabarSriwijaya.NET — Pondok Pesantren Tahfidz dan Dakwah Laa Roiba akan menggelar peringatan Milad ke-7 yang dirangkaikan dengan Haflatul Wada ke-5 pada Kamis, 7 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pesantren tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat kepedulian sosial.
Acara yang akan berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Laa Roiba, Jalan Tjik Agus Kimas, Desa Kepur, Muara Enim, dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan, mulai dari pembukaan, tilawah Al-Qur’an, penampilan santri, hingga prosesi penyematan medali bagi para wisudawan.
Sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir dan memberikan sambutan, selain di Pendiri dan Pimpinan Pondok Pesantren Laa Roiba, KH Taufik Hidayat, S.Ag, M.I, Kom, juga Bupati Muara Enim, H Edison, SH, M.Hum, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, Dr H Syafitri Irwan, S.Ag, M.Pd.I.
Kegiatan ini juga akan diisi dengan penampilan seni, termasuk dramatic reading oleh Teater Batu Hitam, pentas anak-anak dan santri MI dan Hadroh Pesantren Laa Roiba.
Dalam undangan yang disebarkan panitia, ditegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan juga membawa pesan moral yang kuat.
Nilai-nilai yang diangkat merujuk pada semangat Surah Al-Ma’un, yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa.
Pimpinan Pondok Pesantren Laa Roiba, KH Taufik Hidayat, S.Ag, M.I, Kom menegaskan bahwa pesantren memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar mendidik secara akademik.
“Ketiadaan orang tua bukanlah tanda kelemahan. Justru di pesantren ini, kami ingin menyiapkan anak-anak menjadi pribadi yang kuat, mandiri, dan tangguh. Inilah bagian dari ikhtiar kami mengamalkan nilai-nilai Al-Ma’un dalam kehidupan nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan pesantren harus mampu menjadi tempat tumbuh bagi anak-anak dari berbagai latar belakang, khususnya yatim dan dhuafa, agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik.
Lebih lanjut, disebutkan bahwa upaya membina generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat.
Peran para dermawan dan wali santri dinilai sangat penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi amanat konstitusi, sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 tentang tanggung jawab negara dalam memelihara fakir miskin dan anak terlantar.
Panitia berharap kehadiran para undangan dapat menjadi bentuk dukungan moral sekaligus mempererat sinergi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun generasi yang kuat, mandiri, dan tangguh.
Lomba Islami
Guna menyemerakkan acara ini, PP Laa Roiba juga menggelar sejumlah Lomba Islam, diantaranya, Lomba Cerdas Cermat Tingkat Mts, Baca Puisi Tingkat MI/SD, Doa-Sehar-Hari Tingkat TK/PAUD, Fashion Show Tingkat TK/PAUD, Lomba Ceramah Agama Tingkat MTs dan Lomba Tartil Quran Tingkat MI/SD.
Menurut Ketua Lomba, Pustrini Hayati, S.Pd.I, Lomba terbuka untuk umum sesuai tingkatan.
“Insya Allah pembukaan lomba akan digelar pada Hari Selasa, 5 Mei 2026 di Masjid Julaibib Pondok Pesantren Laa Roiba. Silakan bagi wali santri atau wali murid mendaftar, karena kuota terbatas. Masih ada waktu untuk mendaftar sampai tanggal 2 Mei 2026,” tegasnya**
Teks : Tim Humas Panitia MILAD ke 7 PP Laa Roiba | Editor : Imron Supriyadi
*Donasi dapat disalurkan melalui Rekening :
🏧BSI No. Rekening : 734 4929 410 a.n. Ponpes La-Roiba
🏧Bank Mandiri No. Rekening : 112 001 4069 921 a.n. Yayasan Ummi Zahro QQ Ponpes Tahfidz dan Dakwah La Roiba
🏧Bank Sumsel Babel No. Rekening : 147 0926 091 a.n. Pan Per Pes La-Roiba.
🏧Bank BRI No. 0128-01-007759-53-9 a.n. Ponpes Tahfidz dan Dakwah La Roiba
Semoga menjadi jalan keberkahan serta mendapatkan Ridho Allah Swt🤲
Konfirmasi : 0812-7195-6775



















